Sebuah sejarah pendek dari :
PENGANGKATAN SECARA RAHASIA
(SECRET RAPTURE)
Fransisco Ribera, seorang tokoh gereja abad
pertengahan (sebelum reformasi Protestan) menghadapi masalah. Dilema ini bukanlah masalah pribadi,
tetapi masalah dari organisasi gereja pada jaman dia hidup. Reformasi Protestan telah
membuat terobosan serius ke dalam ajaran-ajaran tradisional gereja yang dapat
membahayakan organisasi gereja saat itu. Yang patut dicatat,
para Reformator menerapkan nubuatan-nubuatan Daniel mengenai Antikris terhadap gereja
abad pertengahan.
Menyadari kepercayaan dari Protestan ini, sekelompok imam Yesuit (suatu
kelompok rahasia dari gereja Katholik) merencanakan
untuk meruntuhkan doktrin ini dengan ide futuristik, suatu taktik melawan
reformasi.
Dimana banyak dari reformator Protestan, seperti Luther, Calvin, dan Knox,
mengajarkan bahwa binatang dalam Wahyu 13 menunjuk kepada gereja pada abad
pertengahan, Ribera mengajarkan bahwa nubuatan binatang dan tanda yang
menyertainya bukanlah terjadi pada masa lampau atau pada saat ini, namun sebagai
gantinya dikatakan bahwa binatang itu tidak akan mengungkapkan dirinya sampai
pada masa "akhir jaman".
Menurut Ribera, orang-orang Yahudi akan bertobat pada saat itu. Kemudian,
sebagai sisa yang tetap memelihara perintah-perintah Tuhan, bangsa Yahudi akan
mengalahkan si binatang dan Antikris dan mengetahui apa yang mewakili tanda dari
si binatang itu. Ribera juga mengajarkan bahwa Wahyu pasal 4 sampai 18 akan
digenapi pada masa depan nanti, sekali lagi "pada akhir jaman". Dengan
cara ini, maka terhindar organisasi gereja (katholik) dari tuduhan sebagai
antikris.
Pengajaran futuristik Ribera ini segera tersebar di Inggris, dipromosikan
besar-besaran oleh seorang Kardinal Bellarmine. John Darby, seorang pendeta
Protestan, yang juga adalah murid Ribera, juga menerima pengajaran ini dan mulai
mempropagandakan ide-ide Ribera. Pada tahun 1830, salah satu anggota jemaat dari
pendeta Darby ini, bernama Margaret McDonnald mengalami kesurupan (trance) dan
bernubuat bahwa Yesus dapat datang kapan saja untuk mencuri dan membawa umatNya.
Margaret mengatakan bahwa peristiwa ini akan merupakan permulaan dari
"akhir jaman". Meskipun Margaret McDonnald seorang Protestan, namun ia
mendukung teori Ribera.*
Sedangkan John Darby, yang menerima penglihatan Margaret sebagai persetujuan
/pengesahan dari Allah, menyatukan penglihatan tersebut dengan pengajaran
Ribera, dan membawa teori yang disatukan tersebut ke Amerika Serikat. Meskipun
ide-ide Darby ini pada awlnya kurang diterima oleh denominasi-denominasi utama
di Amerika Serikat, dengan berlalunya waktu, pengajaran itu merangkak masuk dan
menyapu hampir setiap denominasi Kekristenan! Begitu hebatnya, sampai ajaran
pengangkatan secara rahasia ini merupakan salah satu dogma yang menyolok bagi
sebagian gereja.
Sangat mengherankan bahwa pengajaran ini sudah tersebar luas dan dipercayai
serta dikotbahkan oleh banyak pendeta-pendeta Protestan, terutama bahwa
pengajaran ini sebetulnya untuk menghapus pandangan reformator Protestan
terhadap gereja abad pertengahan yang dituduh sebagai Antikris, binatang dalam
Wahyu 13. Seperti yang telah kami perlihatkan, ada beberapa masalah yang serius
dalam pengajaran tentang pengangkatan rahasia ini.
Tentu saja, untuk menyingkapkan dan memecahkan masalah ini perlu studi yang
teliti terhadap teks-teks yang digunakan oleh ajaran yang populer tersebut.
Sehubungan dengan ini, bacalah artikel selanjutnya "Yang Seorang Akan Dibawa
dan Yang Lain Ditinggalkan"
Diterjemahkan dari: Bibleinfo.com: A Short History of the Secret Rapture
*Daniel W. O'Ffill with Carrol Johnson Shewmake, What to Say in a Whole New
Way, p. 33; and Dave MacPherson, The Incredible Cover-up, Omega Publications,
pp. 47-77.
(c)2000, Louis Torres. Published by Remant Publications. This material is taken
from the book Left Behind or Sincerely Taken and is used by permission of the
author. You may order the full book by calling 1-800-658-4533. MasterCard and
Visa accepted.