|
|
Setelah Kematian . . . ? | |||||
| D | A | N | ||||
| Bab 2 | ||||||
| www.dianweb.org | Home | Daftar Isi | ||||
Apakah Jiwa dan Roh ?
Ada beberapa yang percaya bahwa jiwa bukan benda (matter) atau yang tidak dapat kelihatan, tetapi secara mental bagian dari manusia itu tidak dapat binasa. Pemikiran yang populer adalah bahwa jiwa itu dapat melihat, mendengar, mengasihi, membenci; jiwa itu dapat mengingat peristiwa-peristiwa masa lampau dan dalam beberapa kasus dapat meramal kejadian-keajdian yang akan terjadi kemudian. Itu dianggap meninggalkan tubuh ketika mati dan pergi ke salah satu langit atau neraka, sesuai dengan hidup yang pernah dihidupkan oleh orang yang pernah hidup itu.
Carilah di dalam buku-buku Anatomi dan Ilmu Faal tentang tubuh
manusia dan anda akan tidak menemukan satu label tentang jiwa. Kita semua bermaksud untuk menemukannya, tetapi tak seorangpun mengetahui dengan pasti
apakah itu sebenarnya. Marilah kita melihatnya dari sudut pandang Alkitab.
1. Apakah yang dimaksudkan Alkitab dengan istilah nyawa atau jiwa?
Tiga kata Ibrani dalam Perjanjian Lama dan satu dalam kata
Yunani dalam Perjanjian Baru yang menggambarkan tentang jiwa. Yaitu:
a. Neshamah diterjemahkan sekali dalam Yesaya 57:16, "padahal Akulah
yang membuat nafas hidup.
b.
Nedibah diterjemahkan sekali dalam Ayub 30:16, bagian pertama "Oleh
sebab itu jiwaku hancur dalam diriku."
c. Nephes adalah merupakan kata lain dalam perjanjian Lama yang diterjemahkan dengan
"nyawa", "mahluk" atau "jiwa", berasal dari
nasphash yang berarti "untuk bernapas". Muncul 752 kali dan diterjemahkan dengan 43 kata
yang berbeda.
d. Psuche adalah merupakan ucapan kata Yunani dalam Perjanjian Baru
yang dinyatakan sebanyak 105 kali dan diterjemahkan dalam enam kata yang berbeda.
Psuche mempunyai arti yang sama dengan nephes dalam bahasa Ibrani.
Catatan: Alkitab mendefinisikan jiwa dengan berbagai variasi. Pada beberapa tempat jiwa dikatakan sebagai kehidupan seseorang; sedangkan di
tempat yang lain sebagai orang yang hidup; ayat-ayat yang lain jiwa juga diperuntukkan kepada binatang. Jiwa itu boleh dihubungkan kepada kasih
sayang atau cinta seseorang, tubuh yang telah meninggal, atau roh/semangat dari manusia. Tetapi Alkitab tidak pernah menggunakan istilah yang
berhubungan dengan kesatuan atau kepribadian yang menghidupkan kebakaan yang nyata terpisah dari tubuh.
2. Bagaimana Allah menciptakan manusia ?
Allah "membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan napas hidup ke dalam hidungnya, demikianlah manusia itu menjadi mahluk yang hidup" Kejadian 2:7
Catatan: Napas hidup ini adalah "napas Yang Mahakuasa" yang memberikan hidup (Ayub 33:4); yang dihembuskanNya ke dalam lubang hidung dari tubuh Adam yang belum bernyawa. Alkitab mengatakan bahwa manusia itu menjadi sebuah jiwa yang hidup. Tidak ada catatan yang menunjukkan bahwa manusia itu menerima sebuah jiwa yang terpisah secara lahiriah dan kemudian digabungkan dengan tubuh manusia itu.
Jadi rumusan manusia adalah : debu tanah + napas hidup = makhluk (manusia) hidup atau jiwa yang hidup.
3. Apakah "napas hidup" juga dimiliki oleh binatang?
"Dari segala yang hidup dan bernyawa datanglah sepasang mendapatkan Nuh ke dalam behtera itu; ....Matilah segala yang ada nafas hidup di dalam hidungnya, segala yang ada di darat." Kejadian 7: 15,22.
Catatan : Semua mahluk hidup memiliki napas hidup. (Istilah Ibrani dalam Kejadian 2:7 yang diterjemahkan "mahluk hidup" atau "jiwa yang hidup" adalah nephesh chayyah. Pernyataan ini tidaklah ditujukan kepada manusia saja, juga termasuk kepada binatang-binatang yang hidup dalam air, serangga, reptil dan binatang buas (kejadian 1:20,24; 2:19).
4. Apakah makna jiwa menurut Alkiab?
Di atas telah disebutkan bahwa "jiwa" adalah sebuah terjemahan dari bahasa Ibrani nephesh.
a. Jiwa bukanlah satu bagian dari pribadi, melainkan itulah pribadi itu. Dalam banyak contoh di Alkitab, nephesh diterjemahkan sebagai "pribadi" (Kejadian 14:21, Bilangan 5:6, Ulangan 10:22, Mazmur 3:3) atau "diri" (Imamat 11:43, I Raja-rasa 19:4, Yesaya 46:2, dsb).
b. Dalam Alkitab pernyataan seperti 'jiwaku', ''jiwamu', dsb, adalah ungkapan umum untuk kata ganti orang 'aku', 'dia', dsb. (Kejadian 12:13, Imamat 11:43,44; 19:8; Yosua 23:11; Mazmur 3:3, Yeremia 37:9, dsb)
c. Lebih dari 100 kali dari 755 peristiwa dalam perjanjian Baru terjemahan KJV, nephesh diterjemahkan sebagai "hidup". (Kejadian 9:4,5; I Samuel 19:5; Ayub 2:4,6; Mazmur 31:14, dsb).
Penggunaan kata Yunani psuche di dalam Perjanjian Baru adalah sama dengan kata nephesh yang digunakan dalam Perjanjian Lama.
a. Digunakan untuk hidup binatang serta halnya hidup manusia (Wahyu 16:3).
b. Dalam versi King James (KJV) diterjemahkan 40 kali sebagai "hidup" atau "kehidupan" (Matius 2:20; 6:25; 16:25, dsb).
c. Dalam beberapa contoh digunakan untuk maksud "banyak orang" (Kisah 7:14; 27:37; Roma 13:1; I Petrus 3:20, dsb).
5. Apakah makna "roh" menurut Alkitab?
Dari kata ruach, digunakan 377 kali dalam Perjanjian Lama, menunjuk kepada percikan tenaga yang hakiki bagi kehidupan eksistensi individual. Dalam Alkitab pada umumnya sering diterjemahkan sebagai :
a. "roh", "angin", atau "napas" (Kejadian 8:1)
b. Digunakan juga untuk menunjuk kepada vitalitas (Hakim 15:19), keberanian (Yosua 2;11), kemarahan atau amarah (Hakim 8:3), watak (Yesaya 54:6), sifat tabiat (Yehezkiel 11:19), dan tempat emosi (I Samuel 1:15).
c. Sering digunakan untuk menyatakan Roh Allah, seperti yang terdapat dalam Yesaya 63:10.
d. Pneuma adalah kata yang sama dalam Perjanjian Baru Pneuma menunjuk kepada 'suasana hati', 'sikap', atau 'keadaan perasaan' (Roma 8:15, I Kor 4:21, II Tim 1:7, I Yoh 4:6), pelbagai aspek kepribadian (Gal 6:1, Roma 12:11). Pneuma tunduk kepada Tuhan pada waktu kematian (Luk 23:46, Kis 7:59), juga digunakan untuk menyatakan Roh Allah. (I Kor 2:11, 14; Ef 4:30; Ibr 2:4; I Ptr 1:12; II Ptr 1:21, dsb).
Catatan : Sehubungan dengan napas, ruakh manusia sama dengan ruakh hewan (Pkh 3:19). Ruach manusia meninggalkan tubuh pada waktu mati (Maz 146:4) dan kembali kepada Tuhan (Pkh 12:7, Ayub 34:14). Baik kata ruakh maupun pneuma tidak pernah digunakan untuk menunjukkan sebuah eksistensi kesadaran yang mempunyai kemampuan yang terpisah dari tubuh.
6. Apakah yang sanggup dilakukan oleh jiwa itu?
a. Memimpin tindakan manusia. Bandingkan Mazmur 119 :167 dengan Roma 7:25. Satu ayat
menyebutkan jiwa itu sebagai alat penurutan, dan yang lain menyebutkan sebagai saluran pikiran.
b. Jiwa manusia dapat menerima nasehat (Mazmur 13:2).
c. Ia menolak berbagai perkara (Ayub 6:7).
d. Ia dapat disusahkan (Ayub30:25).
e. Ia dapat merasakan pahitnya kesusahan (Ayub 10:11; Markus 14:33,34).
f. Ia dipuaskan dengan perkara-perkara yang baik (Mazmur 63:5).
Caratan : Semua itu adalah fungsi pikiran.
7. Dapatkah jiwa mati?
"Sesungguhnya, semua jiwa Aku punya!
Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang (jiwa/soul -
terjemahan KJV) yang berbuat dosa, itu yang harus mati." Yehezkiel 18:4, baca Yakobus 5:20; Ayub 7:15.
"Dan janganlah kamu takut dengan mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia
yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka."
Matius10:28. Baca Roma 8:10; I Korintus 5:3; 7:34.
Catatan : Manusia merupakan satu kesatuan seutuhnya. Alkitab tidak pernah membicarakan tentang kesadaran manusia yang terpisah dari tubuh.
8. Adakah Allah memberikan manusia suatu jiwa yang tak akan binasa ketika diciptakan?
"Ketika itu Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup." Kejadian 2:7.
Catatan: Sering istilah jiwa dapat disamakan dengan seluruh tubuh manusia, atau alam kehidupan manusia, atau hal itu dapat disamakan dengan pikiran. Dalam Keluaran 16:16 jiwa dan orang digunakan saling dipertukarkan. Karena "orang" seperti yang sudah dibahas adalah "jiwa", maka itu merupakan suatu persekutuan antara nafas hidup atau prinsip-prinsip kehidupan dengan debu tanah yang menghasilkan kehidupan bagi seorang manusia.
9. Apakah perbedaan antara manusia dan binatang?
Catatan: Allah membentuk manusia dengan tanganNya sendiri sedangkan binatang diciptakan
oleh Firman mulutNya. Manusia diberikan ingatan dan pikiran yang bisa berpikir dan beralasan dan dapat memahami Allah. Kepada hewan hal itu tidak
diberikan seperti alasan dan kemampuan untuk mengetahui. "Aku
bersyukur kepadaMu oleh karena keajdianku dahsyat dan ajaib. Ajaib apa yang Kaubuat,
dan jiwaku benar-benar menyadarinya." Mazmur 139 : 14. Jika manusia
tidak memiliki pikiran ia tidak mengetahui yang benar. Adalah pikiran manusia yang
bisa menimbang yang benar. Baca Ulangan 11:18 dan Mazmur 103 : 1. Adalah dengan pikiran maka kita bisa mengingat. Tanpa suatu pikiran kita tidak
dapat dapat memuliakan Allah.
10. Berapa banyak bagiankah manusia itu yang dituturkan Alkitab?
Catatan: didalam Alkitab pada umumnya disebutkan baik tubuh dan jiwa atau tubuh dan roh. Paulus didalam I Tesalonika 5:23, menggabungkan
pikiran-pikiran dan penekanan-penekanan itu sehingga tak ada satu bagian dari tubuh manusia yang bisa terbuang dari pengalaman penyucian.
11. Adakah Kain membunuh Habel yang sebenarnya atau hanya tubuh dimana
ia hidup?
"Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi kepadang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel adiknya itu, lalu membunuh dia. Firman Tuhan kepada Kain: "Dimana Habel adikmu? Jawabnya aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" Firmanya : "Apakah yang engkau telah perbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepadaKu dari tanah." Kejadian 4:8-10.
Catatan: Tuhan tidak mengatakan, "Habel telah datang
kesorga dan mengatakan kepadaKu bahwa engkau telah membunuh dia; tetapi ia mengatakan, "Darah adikmu itu berteriak kepadaKu dari tanah."
Ini adalah suatu gaya bahasa. Paulus menguatkan dalam Ibrani 11:4 bahwa Habel meninggal.
12. Berapa lamakah Adam hidup?
"Jadi Adam mencapai umur 930
tahun lalu matilah ia."
Catatan: Kebenaran catatan Adam menguji bahwa setan menipu ketika ia mengatakan bahwa Adam tidak mati jika ia memakan buah pohon
yang dilarang itu (Kejadian 3:4) dan bahwa Yesus mengatakan kebenaran tentang itu
ketika ia berkata : "Ia adalah pembohong, dan bapa segala
pembohong." Yohanes 8:44 bagian akhir. Kita tidak boleh membela setan dalam catatannya
membohong dengan membenarkan bahwa Adam adalah jiwa yang tidak binasa dan tidak mati dan tidak dapat mati.
13. Berapa banyak yang hidup diluar atau didalam bahtera Nuh?
"Lalu mati binasalah segala yang hidup dan yang bergerak dibumi, burung-burung ternak dan binatang liar dan segala yang merayap, yang
berkeriapan di bumi, serta semua manusia. Matilah segala yang ada nafasnya hidup dalam hidungnya, segala yang ada di darat. Demikianlah dihapuskan
Allah yang ada, segala yang ada dimuka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang melata dan burung-burung yang di udara, sehingga semuanya
dihapuskan dari atas bumi; hanya Nuh yang tinggal hidup dan semua yang bersama-sama dengan dia dalam bahtra itu." Kejadian 7:21-23.
Catatan: Jelaslah "baik manusia maupun binatang pliharaan
binatang yang berkeriap, dan burung-burung di udara ...... dibinasakan seluruhnya." Disinilah tingkat yang sama yang diterapkan baik kepada
manusia maupun binatang. Tidak ada sedikitpun bagian yang sisa dari kehidupan manusia yang tetap hidup, demikian juga kepada binatang-binatang buas.
"Sebagaimana yang satu mati demikian juga yang lain. Keduanya mempunyai nafas yang sama dan manusia tak mempunyai kelebihan atas binatang,
karena segala sesuatu adalah sia-sia." Pengkhotah 3:19, bagian akhir.
KESIMPULAN
Waktunya akan tiba bila mereka yang telah mati akan bangkit
kembali. Baca Ayub 14:14, 15. Akan memberikan kebakaan (kehidupan kekal) pada waktu
kebangkitan. Baca I Korintus 15:51-53. Menerima Kristus sebagai Juruslamatmu maka hidup kekal akan menjadi kebahagiaanmu (Roma 6:23).
Lanjutkan /kembali ke hal :